Senin, 26 Oktober 2009

PROPOSAL PERINGATAN 60 TAHUN PERUNDINGAN LINGGAJATI

A. DASAR PEMIKIRAN

Perundingan Linggajati, 10 – 15 November 1946, merupakan salah satu tonggak sejarah utama dan pertama dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia melalui jalur diplomasi. Meski Kemerdekaan Indonesia telah diproklamirkan Soekarno – Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945, namun baru pada Perundingan Linggajati lah Kerajaan Belanda – yang sebenarnya masih ingin kembali menjajah Indonesia – bersedia mengakui secara de facto eksistensi Republik Indonesia. Dengan demikian baru setelah Perundingan Linggajati itulah keberadaan Republik Indonesia diakui oleh komunitas Internasional dan namanya tercantum dalam peta politik dunia.

Bahwa hubungan antara Indonesia Belanda telah dipengaruhi pengalaman masa lalu yang tidak pernah bisa dihapuskan. Keduanya telah bersama-sama selama ratusan tahun dalam posisi Supra Ordinasi dan Sub Ordinasi hubungan itu berubah melalui Perundingan Linggajati November 1946 di Kuningan Jawa Barat, yang menghasilkan draft pengakuan terhadap Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, dan karenanya hubungan keduanya menjadi hubungan dua negara yang merdeka

Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa historis itu. Antara lain tentang pentingnya usaha diplomasi dan dialog guna menyelesaikan konflik antar bangsa, betapapun besarnya tantangan dan rintangan yang menghadang. Pelajaran lain adalah tentang kepemimpinan bangsa yang tak saja memerlukan kecerdasan, kekuatan, dan keuletan, tapi juga kearifan seorang negarawan sejati. Karakter, sikap, dan semangat inilah yang telah dicontohkan oleh tokoh – tokoh kunci perundingan tersebut, bukan saja tokoh-tokoh dari pihak Indonesia, tapi juga Belanda maupun Inggris yang memainkan peran sebagai penengah.

Perundingan Linggajati telah menjadi tonggak penting baik dalam sejarah Indonesia maupun Belanda. Dari pengalaman masalah lampau itulah kita dapat menarik pelajaran berharga mengenai bagaimana menumbuhkan saling menghargai dan menghormati kemerdekaan bangsa dan kedaulatannya. Dengan bekal pengalaman masa lampau itu pula kita dapat mempererat kerjasama antar kedua bangsa dan negara dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

Linggajati kini telah menjadi situs sejarah. Sebagai bukti sejarah, situs Linggajati perlu dipelihara agar menjadi ingatan kolektif bangsa: Indonesia dan Belanda. Melalui tempat bersejarah seperti Linggajati ini, kita dapat mengajak generasi muda untuk belajar dari sejarah. Selain guna sejarah yang bersifat edukatif, masa lampau juga dapat memberikan guna inspiratif. Akan tetapi dengan kondisi yang masih memprihatinkan seperti sekarang, tempat bersejrah ini kiranya perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Kini Perundingan

Linggajati sudah memasuki usianya yang ke 60 tahun, maka kami memandang perlu peristiwa yang sangat monumental itu untuk diperingati guna melestarikan nilai-nilai sejarah dan menumbuhkan nilai-nilai semangat nasionalisme bangsa Indonesia.

B. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN

Adapun maksud dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :

1. Merekontruksi tentang pemahaman serta peristiwa Perundingan Linggajati.

2. Membangun semangat nilai-nilai Nasionalisme dan mengambil hikmah dari peristiwa Perundingan Linggajati.

3. Membangun inisiatif serta partisipatif masyarakat guna mempelajari sejarah dan ikut melestarikan nilai-nilai luhur peristiwa Perundingan Linggajati.

Adapun tujuan dari Peringatan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Memanfaatkan perundingan Linggajati sebagai event Nasional/ Internasional guna membentuk sikap patriotic serta menumbuhkan nilai-nilai Nasionalisme bagi bangsa Indonesia.

2. Meningkatkan hubungan bilateral Indonesia – Belanda yang harmonis dalam suasana kesamaan sejarah masa lalu dan kesejajaran sebagai dua Negara merdeka dan berdaulat.

3. Mengangkat posisi strategis Kabupaten Kuningan sebagai obyek Wisata Sejarah Diplomasi pada tingkat Nasional maupun Internasonal

C. TEMA KEGIATAN

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Dengan Peringatan 60 tahun Perundingan Linggajati Merefleksi Sejarah Perjuangan Kemerdekaan untuk diwarisi generasi penerus cita-cita Bangsa”.

Sub Tema : “Dengan Peringatan 60 tahun Perundingan Linggajati kita wujudkan Kuningan sebagai Kabupaten Wisata Sejarah Diplomasi Indonesia”.

D. BENTUK KEGIATAN

Bentuk kegiatan dalam rangka memperingati perundingan tersebut diatas dinamakan “Peringatan 60 tahun Perundingan Linggajati” dengan bentuk kegiatan sebagai berikut :

1. Seminar tentang “Reaktualisasi Bidang Diplomasi dalam Perjuangan Bangsa Indonesia

a. Pembicara :

1) Menteri Luar Negeri Negara RI

2) Mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia,

Prof. Dr. H. Ali Alatas

3) Duta Besar Belanda

4) Duta Besar Inggris

5) Pakar Diplomasi UI dan UNPAD, Gajah Mada

6) Pakar Sejarah UI, UNPAD, Gajah Mada

b. Peserta

Peserta berjulah lebih kurang 200 orang, yang terdiri dari :

1) Dosen Hubungan Internasional berbagai Universitas Negeri

2) Perwakilan negara sahabat

3) Para Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional

4) Sejarawan dan umum yang terpilih

5) LSM FINED, Yayasan Teman-temanLinggajati (YTL)

6) Guru-guru PPKN wilayah III Priangan dan Cirebon

2. Pameran dan Atraksi Budaya Indonesia, dalam Format Pergelaran Sendratari dan Angklung yang akan diikuti oleh peserta perwakilan Kabupaten/ Kota se-Jawa Barat

3. Upacara Peringatan 60 Tahun Perundingan Linggajati oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudoyono

a. Peserta

1). Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu

2) Para Duta Besar Negara Sahabat

3) Ketua dan Anggota DPR RI

4) Para Gubernur dan Bupati / Walikota seluruh Indonesia

5) Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Barat

6) Para Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi, Kabupaten / Kota seluruh Indonesia

7) Rektor Universitas Negeri se-Jawa Bali

8) Camat se-Wilayah III Cirebon

9) Kades Pilihan

10) LSM, ORMAS, dan Partai Politik dan lain-lain

E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :

Hari, tanggal : 11 – 12 Nopember 2006

W a k t u : Pukul 09.00 WIB s.d. selesai

T e m p a t : 1. Gedung Perundingan Linggajati

2. Grage Sangkan Hotel

F. SUSUNAN PANITIA

Sebagaimana terlampir

G. JADUAL KEGIATAN

Sebagaimana terlampir

Demikian usulan Proposal ini kami sampaikan atas segala perhatiannya kami haturkan terima kasih.


BUPATI KUNINGAN

H. AANG HAMID SUGANDA

PROPOSAL HALAL BIHALAL

PROPOSAL
HALAL BIHALAL

A. DASAR PEMIKIRAN

”Masjidku sayang Masjidku malang”, Itulah mungkin kata-kata yang pantas kita kemukakan dalam melihat kondisi sebagian masjid-masjid kita di tanah air. Betapa tidak, begitu banyak masjid-masjid kita yang merana menanti pengurus dan jema’ah yang mau memakmurkannya secara rutin.

Tapi tak sedikit pengurus masjid dan jama’ah yang bingung harus berbuat apa dan bagaimana memakmurkannya. Meskipun demikian, pengurus dan jama’ah masjid tetap sadar bahwa masjid yang sudah dibangun dengan susah payah itu harus dimakmurkan walaupun harus derngan susah payah juga.

Diberbagai negara, apalagi yang mayoritas penduduknya muslim, jumlah masjid mengalami pertambahan yang amat pesat. Ini disebabkan oleh jumlah kaum muslimin yang semakin banyak, baik karena faktor kelahiran yang berlangsung sesuai dengan sunnatullah maupun karena semakin banyak kalangan non muslim yang masuk kedalam Islam, juga karena faktor-faktor lain seperti harus disediakannya sarana ibadah berupa masjid bagi pegawai, mahasiswa, dan pelajarpedagang serta masyarakat umum. Disamping itu pertambahan jumlah masjid juga karena munculnya pemukiman-pemukiman baru yang kian menjamur.

Pertambahan jumlah masjid merupakan sesuatu yang harus kita syukuri, apalagi pertanda bahwa eksistensi Islam dan ummatnya, khususnya di negeri kita masih sangat kuat. Namun sebagai muslim yang baik, kita tidak boleh puas hanya karena masjid dan mushalla kian kian bertambah banyak, hal ini apabila kita lihat dari sisi lain, yakni menilai sejauh mana fungsi masjid yang telah terwujud sekarang ini , rasanya pantas kalau kita harus merasa bersedih bahkan prihatin melihatb kenyataan sebagian besar dari masjid kita yang belum berfungsi sebagaimana seharusnya.

Masjid seharusnya dapat kita fungsikan sebagai pusat pembinaan ummat dalam arti yang luas, ini berarti masjid sebagai tempat peribadatan secara ritual hanyalah salah satu dari fungsi masjid, namun kenyataan menunjukkan bahwa masjid-masjid kita umumnya beru berfungsi sebagai tempat peribadatan, itupun baru “apa adanya” belum berwujud pada yang seharusnya. Oleh karena itu menjadi tanggung jawab setiap muslim untuk mengembalikan fungsi masjid dan memakmurkannya sebagaimana mestinya yang juga harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kalau negara harus melakukan reformasi, maka masjid-masjid kita sekarang ini juga amat dituntut untuk melakukan reformasi secara total.

Kearah pengembalian fungsi masjid yang ideal itulah mendapatkan gambaran atau persepsi yang utuh tentang fungsi masjid dan bagaimana mengaplikasikannya pada masa kin dan mendatang menjadi sesuatu yang sangat penting. Hal ini karena bisa jadi belum berfungsinya masjid secara ideal pada masa sekarang bukan karena semangat atau kemauan kaum muslimin yang tidak ada, tetapi mungkin saja karena kita belum tahu bagaimana sesungguhnya fungsi masjid yang ideal itu serta bagaimana cara mewujudkannya.

Dalam konteks mengembalikan kejayaan Islam dan ummatnya, memakmurkan masjid sebagaimana fungsinya yakni sebagai pusat pembinaan ummat menjadi sesuatu yang sangat penting, bahkan kalau tidak berlebihan hal ini semestinya bisa kita jadikan sebagai titik tolak untuk mencapai kembali kejayaan Islam dan ummatnya.

Atas dasar pemikiran diatas tersebut kami atas nama komunitas kaum muda yang peduli dengan kondisi dan eksistensi masjid yang terhimpun dalam satu wadah organisasi kepemudaan yaitu Ikatan Pemuda Pemudi Cigodeg (IPPC) Kuningan bermaksud menyelenggarakan sebuah kegiatan akbar dalam acara Tabligh Akbar dan Halal bil Halal dalam Bingkai Aplikasi Peran dan Fungsi Masjid, Kini dan Mendatang.

B. MAKSUD dan TUJUAN

Adapun maksud dari kegiatan tersebut adalah :

1. Mengembalikan peran dan fungsi masjid sebagai sarana pembinaan ummat.

2. Optimalisasi peran dan fungsi masjid sebagai perekat ukhuwah islamiyah.

3. Memfungsikan masjid sebagai sarana atau media pendidikan dalam membina generasi muda Islam yang berilmu, beriman dan beramal.

Adapun Tujuan dari kegiatan tersebut adalah :

1. Memberikan sebuah pemahaman secara kpmprehensif tentang arti peran dan fungsi masjid.

2. Menciptakan kader-kader ummat yang potensial dengan ruh dan nilai dasar perjuangan yang berbasiskan masjid.

3. Mempererat tali shilaturrahim antara kader-kader ummat Islam yang mampu menterjemahkan tentang arti, nilai dan fungsi masjid.

C. TEMA KEGIATAN

Kegiatan diatas tersebut dengan mengambil tema : TABLIGH AKBAR dan HALAL BIL HALAL “Dalam Bingkai Aplikasi Peran dan Fungsi Masjid, Kini dan Mendatang”.

D. PESERTA KEGIATAN

Kegiatan tersebut akan melibatkan Unsur MUSPIDA Kabupaten Kuningan, Badan Komunikasi Majlis Ta’lim Kabupaten Kuningan, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kuningan serta masyarakat Kabupaten Kuningan.

E. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Adapun waktu dan tempat pelaksanaan adalah sbb :

Hari/ Tanggal :

Waktu :

Tempat :

Mubaligh : Drs.KH. Jujun Djunaedi, MA

( Dosen UIN SGD Bandung )


F. SUSUNAN PANITIA

Terlampir

G. ANGGARAN BIAYA

Terlampir

H. SUSUNAN ACARA

Terlampir

Demikianlah proposal kami buat dengan sebenarnya untuk dijadikan sebagai dasar pertimbangan bagi pihak yang berkompetens, Akhirnya hanya kepada ALLAH SWT segala sesuatunya kami sandarkan semoga kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar dibawah naungan Ridlo ALLAH SWT. Amin

PROPOSAL KEGIATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

PROPOSAL

KEGIATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

1426 HIJRIAH / 2005 MASEHI

I. Latar Belakang

Bulan maulid merupakan salah satu moment yang sangat tepat untuk dijadikan peningkatan keagamaan khususnya dalam hal amaliyah ibadah, untuk berkembangnya potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Salah satu alternatife untuk memanfaatkan santri/ah, maka kami akan mengadakan kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW.

II. Tema Kegiatan

“Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1426 H, marilah kita tingkatkan pola pikir dan cara hidup yang islami”.

III. Waktu dan Tempat Kegiatan

A. Waktu : Hari Minggu, 1 Mei 1426 H, Pukul 08.00 Wib s/d selesai

B. Tempat : Mushola Kampung Karang Tengah, Desa Jagara, Kec Darma Kab Kuningan

IV. Susunan Acara

1. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran

2. Sambutan-Sambutan

3. Pentas Santri:

a. Deba

b. Pidato Indonesia-English

c. Trio Qiro

d. Puisi Sunda-Arab

e. Solo Qiro

f. Pidato Sunda-Arab

g. Puisi Indonesia-English

4. Pengumuman Santri Teladan & Pembagian Raport Bagi Para Santri/ah

5. Doa Penutup

V. Anggaran Biaya

Dana yang dibutuhkan untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1426 H ada 2 alternatif jika dana terbatas akan menggunakan alternative I dan kalau dana lebih pakai alternative 2, dengan rincian sebagai berikut:

ALTERNATIF I

ALTERNATIF II

1

Spanduk

50.000,00

1

Spanduk

60.000,00

2

Sound + Diesel

250.000,00

2

Sound + Diese

250.000,00

3

Panggung

3 Lokal Ukuran 4 X 3

180.000,00

3

Panggung

3 Lokal Ukuran 4 X 6

200.000,00

4

Konsumsi

Untuk Peserta, Orang Tua, Undangan

250.000,00

4

Konsumsi

Untuk Peserta, Orang Tua, Undangan

300.000,00

Total I

730.000,00

5

Konsumsi

Untuk Penjaga Sound dan Panggung

50.000,00

6

Dokumentasi

60.000,00

7

Cadangan Biaya

80.000,00

Total II

1.000.000,00

VI. Penutup

Demikian proposal kegiatan ini kami susun dengan harapan semoga kegiatan ini berjalan lancar dengan dukungan dari semua pihak serta dapat memberi manfaat bagi kita semua.

Akhirnya hanya kepada Allah jualah kita pasrahkan.

Jagara, April 2005

Ketua Panitia Sekretaris

Ust. Dede Sulaeman Jajat Imanudin, S.Pd

PROPOSAL TOURNAMENT VOLLEY BALL

PROPOSAL

TOURNAMENT VOLLEY BALL “BUPATI CUP”

DAN LOMBA KETERAMPILAN SISWA

TINGKAT SLTP / MTs SE - KABUPATEN KUNINGAN

TAHUN 2008 / 2009

I. DASAR PEMIKIRAN

Dalam rangka meningkatkan prestasi olah raga khususnya cabang olah raga Bola Volley dan untuk mengenalkan Program Pengajaran Kejuruan Kurikulum SMK Tahun Pelajaran 2008 / 2009 yang berorientasi pada keterampilan praktikum pada Program keahlian Teknik Instalasi Listrik, Teknik Mesin Perkakas dan Teknik Mekanik Otomotif. Khususnya bagi siswa SLTP yang akan melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Dari dasar pemikiran tersebut di atas, kami berniat melanjutkan kembali kegiatan Tournament Volley Ball “BUPATI CUP” yang ke 4 untuk Putri dan ke 5 untuk Putra serta Lomba Keterampilan Siswa (LKS) yang ke I dengan harapan dapat meningkatkan Prestasi olah raga dan menambah ilmu pengetahuan khususnya keterampilan keteknikan.

II. DASAR HUKUM

1. Undang-undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Kepmendikbud. No. 1490/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan

3. Kepmendikbud. No. 080/U/1993 tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan

4. Program tahunan OSIS SMK KORPRI Kuningan 2008/2009

III. NAMA KEGIATAN

Tournament Volley Ball “BUPATI CUP” Putra/Putri dan lomba keterampilan serta kecermatan siswa tingkat SLTP/MTs se - Kabupaten Kuningan.

IV. TEMA KEGIATAN

Dengan adanya event Tournament Volley Ball “BUPATI CUP” dan lomba keterampilan siswa Putra/Putri, kita tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang olah raga dan ilmu pengetahuan keteknologian.

V. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud :

Menjadi wadah atau sarana pengembangan potensi generasi muda dalam berolahraga Volley Ball dan berkarya dalam meningkatkan keterampilan keteknologian.

Tujuan :

1. Dalam rangka memperingati HUT KORPRI yang ke 18

2. Meningkatkan prestasi olah raga khususnya cabang olah raga Volley Ball

3. Mengenalkan ilmu pengetahuan keteknologian khususnya keterampilan kejuruan

4. Menjalin hubungan antar siswa SLTP se-Kabupaten Kuningan


VI. MATERI LOMBA KETERAMPILAN

Program keahlian Teknik Instalasi Listrik “Merakit Sirkuit Bell

1. Mengenal Komponen

2. Membaca gambar kerja

3. Uji coba hidupkan bel

Penilaian terdiri dari teori dan praktek

Program keahlian Teknik Mesin Perkakas “Pembacaan Alat Ukur, Jangka Sorong dan Micrometer”.

1. Mengenal alat ukur

2. Fungsi dan kegunaan alat ukur

3. Cara membaca alat ukur

Penilaian terdiri dari teori dan praktek

Program keahlian Teknik Mekanik Otomotif “Pengenalan Bagian-Bagian Penting dari Mesin Mobil 4 Tak”.

1. Mengenal bagian-bagian penting mesin mobil 4 tak

2. Fungsi dan kegunaan bagian-bagian mesin mobil 4 tak

3. Menunjukan bagian-bagian penting mesin mobil 4 tak

Penilaian terdiri dari teori dan praktek


VII. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

1. Pendaftaran

Tanggal : 02 Mei s.d. 18 Mei 2009

Waktu : 07.00 s.d. 15.00

Tempat : Jl. RE. Martadinata Cijoho Kuningan (Kampus II SMK KORPRI)

2. Teknikal Meeting

Tanggal : 19 Mei 2009

Waktu : 14.00

Tempat : (Kampus II SMK KORPRI)

3. Pelaksanaan Pertandingan

1. Tournament Volley Ball

Tanggal : 22 - 29 Mei 2009

Waktu : 07.00 s.d selesai

Tempat : (Kampus II SMK KORPRI)

2. Lomba Keterampilan Siswa

Tanggal : 22 - 29 Mei 2009

Waktu : 07.00 s.d selesai

Tempat : (Kampus II SMK KORPRI)

VIII. PESERTA

Peserta lomba akan mendapatkan penjelasan terlebih dahulu dari penguji tentang materi yang akan dilombakan.

Peserta adalah siswa/siswi SLTP/MTs. Dengan usia maksimum 17 tahun pada tanggal 29 Mei 2009

IX. PIALA DAN UANG PEMBINAAN

Lomba Keterampilan Siswa :

1. Teknik Instalasi Listrik, Teknik Mesin Perkakas dan Teknik Mekanik Otomotif.

Juara 1 : Uang Pembinaan, Piala tetap dan Piagam

Juara 2 : Uang Pembinaan, Piala tetap dan Piagam

Juara 3 : Uang Pembinaan, Piala tetap dan Piagam

2. Volley Ball Putra/Putri

Juara 1 : Uang Pembinaan, Piala Bergilir, Piala Tetap, Piagam

Juara 2 : Uang Pembinaan, Piala Tetap dan Piagam

Juara 3 : Uang Pembinaan, Piala Tetap dan Piagam

Juara 4 : Uang Pembinaan, Piala Tetap dan Piagam

3. Penghargaan untuk pemain terbaik

X. KEPANITIAAN

Terlampir

XI. ANGGARAN BIAYA

Terlampir

XII. PENUTUP

Demikian Proposal ini di buat dengan harapan bisa menjadi salah satu sarana pengembanganbakat dan potensi bagi para peserta didik khususnya yang akan melanjutkan sekolah ke SMK KORPRI Kuningan.

Semoga Allah SWT mengabulkan rencana baik ini dan dapat terselenggara atas perlindungannya.

Kuningan, Mei 2009

Panitia Penyelenggara,

Ketua

Sekretaris

(Muhammad Taofik)

(_Nurnaeni )

Mengetahui

Penasehat

Penanggung Jawab

(Mamat Rahmat)

(Drs. Sena Sofiana, S. P)

Lampiran I

SUSUNAN PANITIA

Pelindung : Kepala SMKN 3 Kuningan

Penasehat : Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan

Penanggung Jawab : Drs. Sena Sofiana, S. Pd

Ketua Pelaksana : Muhammad Taofik

Wakil Ketua : H. Amrin Suhedi

Sekretaris : Nurnaeni

Bendahara : Leni Nurahmi

Seksi-Seksi :

1. Sarana Prasarana : - Dedi Supriadi

- Dedi Ahmali

2. Pertandingan : - Hendrik Susila

- Uus Husaini

3. Pencari dana :- Cartim

- Evnu

4. Humas :- Wawan Hermawan

- Haris Nurmansyah

5. Konsumsi :- Saepudin

- Mira Oktora

6. Kemananan :- Didin .K

- Opan Ropandi

lampiran II

ANGGARAN BELANJA

I. RENCANA PEMASOKAN DANA

1.

Kas OSIS

Rp.

250.000,-

2.

SMK KORPRI Kuningan

Rp.

1.500.000,-


Jumlah

Rp.

1.750.000,-

II. RENCANA PENGELUARAN DANA

1.

Kas OSIS

Rp.

300.00,-


2.

SMK KORPRI Kuningan

Rp.

2.000.000,-


3.

Uang Pembinaan

Rp.

2.650.000,-


4.

Biaya Opersional/pelaksanaan

Rp.

1.350.000,-


5.

Sarana Prasarana

Rp.

1.000.000,-


6.

P 3 K

Rp.

50.000,-


7.

Akomodasi/Dokumentasi

Rp.

300.000,-


8.

Konsumsi

Rp.

400.000,-



Jumlah

Rp.

8.050.000,-







Pengeluaran

Rp.

8.050.000,-

Pemasukan

Rp.

1.750.000,-

Jumlah

Rp.

6.300.000,-

Terbilang : Enam Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah

Mudah-mudahan kekurangan dana tersebut dapat tertutupi dari Donatur dan Pertisipan