Senin, 26 Oktober 2009

PROPOSAL HALAL BIHALAL

PROPOSAL
HALAL BIHALAL

A. DASAR PEMIKIRAN

”Masjidku sayang Masjidku malang”, Itulah mungkin kata-kata yang pantas kita kemukakan dalam melihat kondisi sebagian masjid-masjid kita di tanah air. Betapa tidak, begitu banyak masjid-masjid kita yang merana menanti pengurus dan jema’ah yang mau memakmurkannya secara rutin.

Tapi tak sedikit pengurus masjid dan jama’ah yang bingung harus berbuat apa dan bagaimana memakmurkannya. Meskipun demikian, pengurus dan jama’ah masjid tetap sadar bahwa masjid yang sudah dibangun dengan susah payah itu harus dimakmurkan walaupun harus derngan susah payah juga.

Diberbagai negara, apalagi yang mayoritas penduduknya muslim, jumlah masjid mengalami pertambahan yang amat pesat. Ini disebabkan oleh jumlah kaum muslimin yang semakin banyak, baik karena faktor kelahiran yang berlangsung sesuai dengan sunnatullah maupun karena semakin banyak kalangan non muslim yang masuk kedalam Islam, juga karena faktor-faktor lain seperti harus disediakannya sarana ibadah berupa masjid bagi pegawai, mahasiswa, dan pelajarpedagang serta masyarakat umum. Disamping itu pertambahan jumlah masjid juga karena munculnya pemukiman-pemukiman baru yang kian menjamur.

Pertambahan jumlah masjid merupakan sesuatu yang harus kita syukuri, apalagi pertanda bahwa eksistensi Islam dan ummatnya, khususnya di negeri kita masih sangat kuat. Namun sebagai muslim yang baik, kita tidak boleh puas hanya karena masjid dan mushalla kian kian bertambah banyak, hal ini apabila kita lihat dari sisi lain, yakni menilai sejauh mana fungsi masjid yang telah terwujud sekarang ini , rasanya pantas kalau kita harus merasa bersedih bahkan prihatin melihatb kenyataan sebagian besar dari masjid kita yang belum berfungsi sebagaimana seharusnya.

Masjid seharusnya dapat kita fungsikan sebagai pusat pembinaan ummat dalam arti yang luas, ini berarti masjid sebagai tempat peribadatan secara ritual hanyalah salah satu dari fungsi masjid, namun kenyataan menunjukkan bahwa masjid-masjid kita umumnya beru berfungsi sebagai tempat peribadatan, itupun baru “apa adanya” belum berwujud pada yang seharusnya. Oleh karena itu menjadi tanggung jawab setiap muslim untuk mengembalikan fungsi masjid dan memakmurkannya sebagaimana mestinya yang juga harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kalau negara harus melakukan reformasi, maka masjid-masjid kita sekarang ini juga amat dituntut untuk melakukan reformasi secara total.

Kearah pengembalian fungsi masjid yang ideal itulah mendapatkan gambaran atau persepsi yang utuh tentang fungsi masjid dan bagaimana mengaplikasikannya pada masa kin dan mendatang menjadi sesuatu yang sangat penting. Hal ini karena bisa jadi belum berfungsinya masjid secara ideal pada masa sekarang bukan karena semangat atau kemauan kaum muslimin yang tidak ada, tetapi mungkin saja karena kita belum tahu bagaimana sesungguhnya fungsi masjid yang ideal itu serta bagaimana cara mewujudkannya.

Dalam konteks mengembalikan kejayaan Islam dan ummatnya, memakmurkan masjid sebagaimana fungsinya yakni sebagai pusat pembinaan ummat menjadi sesuatu yang sangat penting, bahkan kalau tidak berlebihan hal ini semestinya bisa kita jadikan sebagai titik tolak untuk mencapai kembali kejayaan Islam dan ummatnya.

Atas dasar pemikiran diatas tersebut kami atas nama komunitas kaum muda yang peduli dengan kondisi dan eksistensi masjid yang terhimpun dalam satu wadah organisasi kepemudaan yaitu Ikatan Pemuda Pemudi Cigodeg (IPPC) Kuningan bermaksud menyelenggarakan sebuah kegiatan akbar dalam acara Tabligh Akbar dan Halal bil Halal dalam Bingkai Aplikasi Peran dan Fungsi Masjid, Kini dan Mendatang.

B. MAKSUD dan TUJUAN

Adapun maksud dari kegiatan tersebut adalah :

1. Mengembalikan peran dan fungsi masjid sebagai sarana pembinaan ummat.

2. Optimalisasi peran dan fungsi masjid sebagai perekat ukhuwah islamiyah.

3. Memfungsikan masjid sebagai sarana atau media pendidikan dalam membina generasi muda Islam yang berilmu, beriman dan beramal.

Adapun Tujuan dari kegiatan tersebut adalah :

1. Memberikan sebuah pemahaman secara kpmprehensif tentang arti peran dan fungsi masjid.

2. Menciptakan kader-kader ummat yang potensial dengan ruh dan nilai dasar perjuangan yang berbasiskan masjid.

3. Mempererat tali shilaturrahim antara kader-kader ummat Islam yang mampu menterjemahkan tentang arti, nilai dan fungsi masjid.

C. TEMA KEGIATAN

Kegiatan diatas tersebut dengan mengambil tema : TABLIGH AKBAR dan HALAL BIL HALAL “Dalam Bingkai Aplikasi Peran dan Fungsi Masjid, Kini dan Mendatang”.

D. PESERTA KEGIATAN

Kegiatan tersebut akan melibatkan Unsur MUSPIDA Kabupaten Kuningan, Badan Komunikasi Majlis Ta’lim Kabupaten Kuningan, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kuningan serta masyarakat Kabupaten Kuningan.

E. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Adapun waktu dan tempat pelaksanaan adalah sbb :

Hari/ Tanggal :

Waktu :

Tempat :

Mubaligh : Drs.KH. Jujun Djunaedi, MA

( Dosen UIN SGD Bandung )


F. SUSUNAN PANITIA

Terlampir

G. ANGGARAN BIAYA

Terlampir

H. SUSUNAN ACARA

Terlampir

Demikianlah proposal kami buat dengan sebenarnya untuk dijadikan sebagai dasar pertimbangan bagi pihak yang berkompetens, Akhirnya hanya kepada ALLAH SWT segala sesuatunya kami sandarkan semoga kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar dibawah naungan Ridlo ALLAH SWT. Amin

1 komentar: